Kembali ke Berita
Kegiatan

PMMI dan Pemkab Rejang Lebong Perkuat Sinergi Perluasan Desa dan Kelurahan Inklusif Penyandang Disabilitas Melalui Kegiatan Workshop Indikator Desa/Kelurahan Inklusif

Rejang Lebong, 17 Juni 2026 – PMMI bekerjasama dengan Dinas PMD bersama Pemkab Rejang Lebong melaksanakan kegiatan Workshop Indikator Desa/Kelurahan Inklusif (IDI/IKI) untuk memperkuat sinergitas perluasan Desa/Kelurahan Inklusif Penyandang Disabilitas di Kabupaten Rejang Lebong pada hari Rabu 17 Juni 2026 bertempat di Aula Hotel Griya Anggita Rejang Lebong.

PMMI dan Pemkab Rejang Lebong Perkuat Sinergi Perluasan Desa dan Kelurahan Inklusif Penyandang Disabilitas Melalui Kegiatan Workshop Indikator Desa/Kelurahan Inklusif
Seto - 17 Juni 2026

Rejang Lebong, 17 Juni 2026 – PMMI bekerjasama dengan Dinas PMD bersama Pemkab Rejang Lebong melaksanakan kegiatan Workshop Indikator Desa/Kelurahan Inklusif (IDI/IKI) untuk memperkuat sinergitas perluasan Desa/Kelurahan Inklusif Penyandang Disabilitas di Kabupaten Rejang Lebong pada hari Rabu 17 Juni 2026 bertempat di Aula Hotel Griya Anggita Rejang Lebong.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Asisten I Setda Kabupaten Rejang Lebong, Boby Harpa Santana, S.STP., M.Si, yang mewakili Sekda yang berhalangan hadir dikarenakan padatnya kegiatan. Turut dihadiri oleh perwakilan Dinas PMD, Dinas Sosial dan Kemensos, Bagian Hukum Setda, Pendamping Desa, Pendamping PKH, Pekerja Sosial dan pihak-pihak terkait lainnya.

Dalam sambutannya, beliau menegaskan komitmen Pemkab Rejang Lebong dalam mendukung pembangungan yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Rejang Lebong dimana ini menjadi tanggung jawab semua pihak sehingga membutuhkan kolaborasi bersama, untuk memastikan seluruh masyarakat termasuk penyandang disabilitas mendapatkan hak dan kesempatan yang sama dalam berbagai aspek kehidupan tanpa terkecuali.

Pada kegiatan ini, Asisten I turut menjadi salah satu narasumber yang mengisi di sesi pertama workshop menyampaikan tentang substansi Peraturan Bupati (Perbup) Rejang Lebong No 11 Tahun 2025 tentang Desa/Kelurahan Inklusif Penyandang Disabilitas Kabupaten Rejang Lebong. Beliau menyampaikan bahwa Perbup sebagai bentuk komitmen Pemkab Rejang Lebong dalam mendukung upaya mewujudkan kesetaraan dan pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas di Rejang Lebong. Dan sebagai bentuk implementasi dari Perbup salah satunya adalah mendorong terwujudnya Desa dan Kelurahan Inklusif di wilayah Kabupaten Rejang Lebong dan memastikan Desa/Kelurahan memenuhi Indikator Desa/Kelurahan Inklusif.

Selepas break makan siang, dilanjutkan dengan sesi kedua dengan penyampaian materi oleh Tim Program SOLIDER PMMI. Ahmad Tareq aziz, Program Officer SOLIDER PMMI, membuka sesi kedua dengan menyampaikan materi tentang Perspektif Disabilitas , yang dilanjutkan oleh ibu Irna Riza Yuliastuty, Program Manager SOLIDER PMMI, menyampaikan materi tentang IDI/IKI. Materi terakhir di sesi kedua disampaikan oleh Septo Adyetno, MEL Program SOLIDER PMMI, menyampaikan materi tentang Pendataan Penyandang Disabilitas.

Dalam kegiatan ini juga membuka ruang diskusi dan tanya jawab untuk menghasilkan rekomendasi dan rencana aksi mendukung percepatan terwujudnya desa/kelurahan inklusif di Rejang Lebong.

Melalui kegiatan ini diharapkan terbangunnya sinergitas yang kuat antar pemangku kepentingan dalam mendukung implementasi Perbup No 11 Tahun 2025 untuk terwujudnya desa/kelurahan yang inklusif penyandang disabilitas di Rejang Lebong.

Kegiatan ini sebagai bagian dari Program SOLIDER INKLUSI (PMMI sebagai sub mitra SIGAB Indonesia yang didukung oleh Program INKLUSI Kemitraan Australia-Indonesia Menuju Masyarakat Inklusif)

Berita Terkait

Baca artikel lainnya dalam kategori yang sama

Lewat Bincang di RRI, PMMI dan Unihaz Bengkulu Angkat Potensi Hidroponik bagi Difabel

Lewat Bincang di RRI, PMMI dan Unihaz Bengkulu Angkat Potensi Hidroponik bagi Difabel

Kota Bengkulu – Memasuki pekan keempat Juli, PMMI Bengkulu kembali mengisi program Bincang di RRI yang disiarkan melalui RRI Pro 1 Bengkulu, Sabtu (25/7/2026). Mengangkat tema “Difabel Berkarya dan Berdaya Melalui Hidroponik”, dialog tersebut membahas bagaimana budidaya hidroponik dapat menjadi salah satu peluang bagi difabel untuk berkarya sekaligus meningkatkan kemandirian

Baca Selengkapnya
Mendorong Pembangunan Inklusif, Forum Difabel dan GOFOR Melakukan Audiensi dan Berdialog Dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu

Mendorong Pembangunan Inklusif, Forum Difabel dan GOFOR Melakukan Audiensi dan Berdialog Dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Bengkulu

Kota Bengkulu – Langkah nyata menuju kesetaraan hak dan peran aktif kelompok rentan terus bergulir di Kota Bengkulu. Tim GOFOR bersama perwakilan Forum Difabel menggelar audiensi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu pada Rabu (22/7/2026). Rombongan diterima langsung oleh Sekretaris DLH Kota Bengkulu, Muhamad Iqbal, di ruang kerjanya.

Baca Selengkapnya
Perkumpulan Mitra Masyarakat Inklusif (PMMI) Bengkulu Menyelenggarakan Pelatihan “Peningkatan Kapasitas Forum Difabel dalam Adaptasi Perubahan Iklim”

Perkumpulan Mitra Masyarakat Inklusif (PMMI) Bengkulu Menyelenggarakan Pelatihan “Peningkatan Kapasitas Forum Difabel dalam Adaptasi Perubahan Iklim”

Kota Bengkulu – Perkumpulan Mitra Masyarakat Inklusif (PMMI) Bengkulu menyelenggarakan pelatihan “Peningkatan Kapasitas Forum Difabel dalam Adaptasi Perubahan Iklim” yang diikuti oleh peserta dari lintas Ogranisasi Penyandang Disabilitas di Kota Bengkulu. Kegiatan pelatihan ini merupakan rangkaian kegiatan dari program GOFOR : Gerakan Optimalisasi Forum Difabel dalam Ketahanan Iklim di Kota Bengkulu, yang merupakan Dukungan dari program Climate Justice Defender 2.0 bagi organisasi masyarakat sipil dan komunitas warga di Indonesia tahun 2026 oleh YAPPIKA.

Baca Selengkapnya